Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 pasal 3 ayat (1) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tshun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi Undang-Undang disebutkan bahwa Pemilihan Kepala Daerah dilaksanakan setiap lima (5) tahun sekali secara serentak di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik lndonesia. Sehubungan dengan hal tersebut, Kabupaten pangkajene dan Kepulauan merupakan salah satu diantara sekian banyak Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah secara serentak.

Bedasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 1 Tahun 2020 tentang Perubahan ketiga atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, Pasal 42 ayat (1), huruf a, point 4 yang berbunyi naskah, visi, misi, dan program Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan Walikota dan Wakil Walikota telah sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah.

Peraturan tersebut menjadi dasar untuk menyampaikan Visi dan Misi dalam upaya membangun Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan 5 (lima) tahun ke depan.

Kesejahteraan masyarakat adalah kata kunci indikator keberhasilan pembangunan. Kesejahteraan memiliki dimensi : 1.) Kesejahteraan yang dimiliki oleh segenap komponen masyarakat secara berkeadilan; 2.) Kesejahteraan yang betul-betul mampu mendorong terbentuknya pondasi ekonomi yang kuat dan berkesinambungan; 3.) Kesejahteraan yang mampu mengurangi jurang antara si miskin dan kaya; dan 4.) Kesejahteraan yang mampu mengantarkan pada kondisi masyarakat yang semakin beradab.

Guna mewujudkan dan mengawal komitmen penyelenggaraan pemerintiahan dan pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat tersebut, maka diperlukan pemimpin yang benar-benar memahami permasalahan yang dihadapi daerah, mampu memahami tuntutan dan harapan masyarakat.

Berbekal pengalaman dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan deerah serta pemahaman yang menyeluruh terhadap dinamika perkembangan, keberhasilan pembangunan daerah, serta tantangan yang dihadapi Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan selama ini dengan kolaborasi pengalaman managerial, kiranya menjadi bekal yang cukup bagi kami dalam menawarkan program untuk 5 (lima) tahun ke depan guna melanjutkan keberhasilan yang sudah tercapai dan menuntaskan permasalahan yang belum dapat diselesaikan untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera sebagaimana yang diamanatkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan yakni “Menjadi Daerah Maju dan Mandiri di Sulawesi Selatan yang Didukung Oleh Struktur Ekonomi dan Struktur Wilayah yang Kuat dengan Dijiwai Oleh Nilai-Nilai Keagamaan Pada tahun 2025”